Ahli Nuklir Ajak Ilmuwan Rajin Nulis di Jurnal Ilmiah

 

Ahli nuklir asal Indonesia Profesor Evvy Kartini dan Pendiri ESQ Dr (HC) Ary Ginanjar Agustian meluncurkan Gerakan Indonesia Menulis yang bertujuan untuk mendorong para ilmuwan menulis jurnal ilmiah.

“Gerakan menulis dapat mengubah mata dunia tentang Indonesia. Budaya itu kalau tidak dituliskan tidak ada. Untuk itu perlu dibudayakan menulis,” ujar Penggagas Gerakan Indonesia Menulis, Evvy Kartini saat memberi sambutan dalam peluncuran gerakan itu di Jakarta, Kamis.

 

Gerakan Indonesia Menulis, lanjut Evvy, gerakan itu juga bertujuan meningkatkan publikasi ilmiah para peneliti.

Seperti diketahui, publikasi ilmiah peneliti asal Indonesia masih rendah jika dibandingkan publikasi internasional peneliti dari negara lain.

Data dari “Scientific American Survey” menyebutkan kontribusi tahunan peneliti Indonesia pada pengetahuan, sains dan teknologi hanya 0,012 persen.

Rendahnya publikasi internasional tersebut berimbas pada daya saing bangsa.

“Melalui gerakan ini, kami memancing para peneliti dan ilmuwan untuk menulis jurnal yang bermanfaat bagi bangsa. Kami juga akan memberikan penghargaan bagi publikasi terbaik.” Sementara itu, Pendiri ESQ Ary Ginanjar mengatakan kebiasaan menulis yang rendah tersebut berakibat pada tidak berkembangnya ilmu yang diperoleh.

“Menulis akan mengembangkan peradaban. Ini adalah sebuah karakter yaitu ciptakan yang baik, hilangkan yang buruk. Indonesia emas bisa tercapai melalui karakter moral dan kemampuan menulis. Kebiasaan menjiplak tanpa memperdulikan sumbernya dapat merugikan dan mencederai karakter yang ada,” ujar Ary. komoditas

Last modified on Monday, 05 September 2016 12:59

HIMPENINDO PC BATAN